Kamis, 28 Maret 2013

Satu Masa di Cielo (Part 2)

Sesuai janji, hari ini saya akan me-review kumcer Satu Masa di Cielo karya Nugraha Sugiarta.


Kumcer ini sendiri terdiri atas dua bagian, yaitu "Inside" yang berisi lima cerpen ("From Chocolate with Love"; "Cokelat di Matahari Barat"; "Satu Masa di Cielo"; "Sang Petualang Cokelat"; "The Beginning of Cielo") dan "Outside", juga terdiri atas lima cerpen ("Mengejar Cokelat"; "From Chocolate with(out) Loce"; "Dua Ratus Sepuluh Ribu"; "Lelaki dari Pabrik Cokelat"; "Kesaksian Cokelat").
Sebentar. Mikir dulu. Gimana bikin review tanpa bikin spoiler, ya? Hihihi..
Terpaksa agak spoiler, enggak apa-apa ya, Nug? :D
Jadi, Cielo itu adalah nama sebuah kedai yang menjual berbagai jenis minuman terbuat dari cokelat. Cerpen-cerpen yang ada dalam bagian "Inside" menceritakan orang-orang yang ada di dalam Cielo. Cerita tentang pelayannya, tentang tamu-tamunya, tentang pemiliknya.
Bagian "Outside" adalah tentang orang-orang di luar Cielo, tapi masih berhubungan dengan cokelat. Seorang supir, seorang lelaki yang menyatakan cinta dengan cokelat, seorang buruh di pabrik cokelat, dan terakhir adalah narasi dari si cokelat itu sendiri.
Menurut saya, sesuai dengan rasa cokelat yang manis-pahit, ada cerita-cerita manis di dalamnya, ada juga yang terasa pahit. Cukup bagus. Hanya mungkin agak bingung karena bahasanya yang tidak lugas. Misalnya: petuah itu membuatku tegar dalam kehilangan mesti tak bisa merampas sepi yang terus tanpa henti menggelepar-gelepar menolak segala kesendirian (hlm. 53)
Tapi enggak banyak, kok. Keseluruhan ceritanya masih bisa dinikmati :)
Dan mengingat semua tokoh dalam cerpen ini berhubungan (kecuali tentang si cowok yang menyatakan cinta itu kali ya), kenapa enggak sekalian dibuat novel saja sih, Nug? Kenapa? Kenapa, Nug? Jawab aku! Jawab! *kemudian ditampar*
Dan masih ada typo dalam kumcer ini, seperti "nafas", seharusnya "napas". Juga "menghembus", harusnya "mengembus".Tapi bukan masalah besarlah, ya. Saya saja yang terlalu cerewet untuk masalah printilan kayak gini, hihihi..
Good job, Nug. Ditunggu yang berikutnya, ya :)
Buat yang tertarik memiliki kumcer ini, bisa hubungi Nugraha di dongengdenu (dot) blogspot (dot) com :)
 

28 komentar:

  1. Eh iya iya, harusnya napas. Tapi aku kok sering pakai nafas ya? nah lo
    terus masalah menghembus itu yang bener mengembus ya?
    duh.. -_-

    BalasHapus
  2. @vera astanti Hihihi.. gpp Ver, yang penting sekarang udah tau :)
    Biar gampang kalo mo ngecek, selalu buka KBBI daring di http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/ :)

    BalasHapus
  3. mau mak.. meluncur ahh..

    BalasHapus
  4. editornya kurang teliti ya hehehe

    BalasHapus
  5. ooh yg bener napas toh kirain nafas ....*ketawan pelajaran bahasa indonesia bolos

    BalasHapus
  6. aku juga udah baca, bagussss... gak biasa kumpulan cerpennya.

    BalasHapus
  7. Deeel, minjeeeeeem *dilempar buku*.
    soal kosakata bahasa yg sesuai EYD itu aku nyerah deh Bubil, bahasa indonesiaku pas kuliah dulu malah dapet C *ups* hiihihihi

    BalasHapus
  8. @rindrianie Nih, niiiiiiiiiiiihh.. *lempar ke Bekesyong*
    Kalo udah masuk ke penerbit mah enak, Rin. Kan ada editornya :)
    Jadi, kapan terbit? ;)

    BalasHapus
  9. bujeet...teliti bener dah lo liat typo segala...hihihi

    gue mau cariii aaah di gramed..hohoho

    BalasHapus
  10. wah baru tau, yg bener napas ya del? dan gw baru denger mengembus..biasanya sering baca menghembus hehehe... *langsung suruh bljr bhs indonesia yg baik dan benar ulang dari awal lagi*

    BalasHapus
  11. @Desi Pan editor, Des, hihihi..
    Btw kayaknya buku ini enggak ada di gramed deh, tapi enggak tau juga deh..

    BalasHapus
  12. @deva (sabri familie) Hihihi.. gampang kok Dev, cek aja di http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php :)

    BalasHapus
  13. penasaran..pinjem dooong..
    *sambil masang muka melas...

    masang...trmsk typo ga ya???


    kabooor...

    BalasHapus
  14. sering-sering kamu mampir ke ceritaku ajah Del, buat editing EYD-ku. terbantu lho aku *sodorin proposal*

    BalasHapus
  15. Aduh EYD lageeee....Embaaaakkk, mrngapa harus ada EYD didunia ini??? Kenapaaaaaa????? #Setresss ampe lebay gara2 gak paham EYD.

    BalasHapus
  16. Duh, ternyata dikau ini cerewet sekali masalah eyd yah Del..*komen minta dibacok*..hihihi...

    Tapi menurutku justru yang tersirat dan terselubung itu keren abis lho del...

    Sukses terus buat pasangan Denu ini yah:-)

    BalasHapus
  17. huaaaa. baru ngeh kalo yang bener napas dan mengembuskan. Hihihi
    Next book to be ordered deh ya..

    BalasHapus
  18. tapi kebanyakan NAFAS yaa bukan NAPAS :D

    BalasHapus
  19. waaaa loncat2 girang baca reviewnyahh hihi (mumpung lg gk diliat devita jg gk kliatan norak loncat2ny :p) yuk2 yg mw pesenn mari kemari *eh malah promo ahahaha*

    BalasHapus
  20. @Bibi Titi Teliti Iya, jadi misterius gitu ya, Teh :)

    BalasHapus

Mau komen? Silakan :)