Kamis, 29 Desember 2011

2011

Kenangan yang terserak
dalam hari-hari yang diam-diam disimpan oleh tanggal demi tanggal
yang kilau tetesan air matanya terselip dalam lipatan hari
dan begitu banyak tawa yang menghias di sana-sini
Karena tak semuanya dapat kuterakan dalam jantungku,
kukumpulkan mereka semua satu demi satu
kutata rapi dalam sebuah kotak
sehingga dapat kuintip lagi isinya kapanpun aku mau


Selamat tinggal 2011..


Selasa, 22 November 2011

Kamis, 10 November 2011

Senin, 07 November 2011

Pengalaman Pertama - Membaca Novel

Saya termasuk anak yang beruntung karena sudah dikenalkan dengan buku sejak usia dini. 
Saya ingat sekali, sejak usia 6 tahun (saya sudah bisa membaca usia 5 tahun), setiap sebulan sekali, kami sekeluarga pergi ke Gunung Ag*ng Kwit*ng. Kedua kakak saya akan kalap membeli serial Nina atau Tintin, sementara saya dan Mama duduk manis menunggu di sofa merah di sebuah ruangan. Kenapa saya nggak diajak memilih buku sendiri? Konon sih katanya karena takut saya yang masih bocah akan mengacau ke sana-kemari :D

Minggu, 02 Oktober 2011

Batikkan Harimu! - Batik Klasik, Dibuang Sayang

Dari dulu, saya sering disebut anak Papa. Mungkin karena saya patuh banget sama beliau. Jadi, kalau ada teman ajak pergi ke suatu tempat tapi Papa tak memberi izin, saya selalu bilang, "Kata Papa, aku nggak boleh ikut."
Kata Papa ini, kata Papa itu.
Etapi saya seneng-seneng aja sih dibilang anak Papa. Lha wong emang kenyataannya begitu :D


Rabu, 28 September 2011

Kamis, 22 September 2011

Story Pudding: Ketika Mata Kami Bicara

Sebetulnya nggak pede karena kriteria pemenangnya ditentukan atas favorit pilihan pembaca sedangkan blog saya sepi pengunjung, tapi saya tetap mau berbagi,
soalnya cerita tentang pertemuan saya dengan Bapake emang rada unik, sih. 
Saya yang punya prinsip males pacaran lama-lama emang nggak pernah punya temen deket cowok. Obsesi saya kala itu adalah meet a total stranger, jungkir balik mencintainya, lalu menikah dengannya.
Dan itulah yang terjadi.