Jumat, 05 Oktober 2018

Review: Safi Age Defy Cream Cleanser (Part 1)

Review Safi Age Defy Cream Cleanser


Assalamualaikum, Bloggies. Apa kabar? :)
Sebagai cewek gampangan, gue tergoda banget waktu lihat Safi Cream Cleanser ini bertebaran di postingan IG banyak orang. Mana reviewnya bagus-bagus pula. 
Produknya sendiri terbagi atas tiga varian: Whitening Natural untuk usia remaja, Whitening Expert untuk usia 25 ke atas, dan Age Defy untuk usia 30 ke atas.

Review Safi Age Defy Cream Cleanser

Karena udah usia 35++, nggak mikir panjang-panjang dan nggak pakai riset dulu, gue langsung beli yang Age Defy Cream Cleanser ukuran 50gr dengan harga Rp27.900,00 (harga bervariasi tergantung toko). 
Dari segi kemasan, Safi seri Age Defy ini emang cantik banget. Warnanya emas mengilap. Sudah ada logo halalnya juga, sesuai tag linenya: halal, natural, teruji. 

Ingredients:
Aqua, Myristic Acid, Glycerin, Stearic Acid, Palmitic Acid, Potassium Hydroxide, Potassium Cocoil Glycinate, Methylpropanediol, Glyceryl Stearate, Avocado (Persea Gratissima) Oil, Lauric Acid, Mica, Pentasodium Triphosphate, Polyquaternium-10, BHT, Tetrasodium EDTA, Carnosine, Acetyl Heptapeptide-9, Colloidal Gold, Sericin, Sodium Ascorbyl Phosphate, Fragrance, Methylisothiazolinone, Cl 77491, Cl 77891

Review Safi Age Defy Cream Cleanser

Namanya juga cream cleanser ya, teksturnya tebal. Warnanya kuning sesuai embel-embelnya: mengandung ekstrak emas. Dan karena dia tekstur creamnya itu juga, gue jadiin dia first cleanser.
Cara pakainya kayak pakai facial wash biasa, keluarkan secukupnya, basahi air, dijadikan busa, baru dipijat lembut di muka. Bilas sampai bersih. Busanya juga nggak sebanyak kayak waktu pakai Senka.
Pemakaian pertama, muka berasa banget bersihnya. Setelah kering, kulit jadi kesat. Ini bikin gue ketar-ketir karena sebagai pemilik kulit kering, yang gue cari dari first cleanser adalah yang hasil akhirnya bikin kulit lembap. Tapi ya namanya juga masih coba-coba, jadi gue terusin sampai sepekan. Nggak pakai second cleanser karena gue bener-bener mau tau gimana efeknya di kulit muka. Oh iya, pakainya cuma sore hari pulang kantor, soalnya teksturnya terlalu berat untuk cuci muka pagi hari.
Alhasil pada hari ketujuh, kulit kering ini terkelupas dong, saudara-saudara. Di tepi hidung kiri-kanan. Jadi gue setop dulu, balik ke first cleanser awal dan second cleanser sampai kulit pulih lagi, abis itu balik ke Safi ini, tapi kali ini diimbangi dengan second cleanser yang mengandung pH seimbang. Alhamdulillah nggak bikin kering lagi. Cuma jadi lebih hati-hati aja sih pakainya. Nggak setiap hari. 
Tapi yang bikin seneng, selama tujuh hari itu walaupun nggak pakai second cleanser, nggak ada jerawat yang muncul di muka gue. Biasanya tuh yang bikin gue jerawatan cuma dua hal: menjelang haid atau bersihin muka nggak tuntas. 
Make up sehari-harinya emang cuma moisturizer-sunblock-bedak tabur, sih. Nggak berani cuma pakai ini pas lagi make up berat.
Selain itu, nggak ada efek negatif yang gue rasakan. Nggak merah-merah, nggak gatel, nggak panas. Kayaknya karena mengandung Mica deh. Tau kan, Mica itu termasuk mineral, dan mineral umumnya termasuk jenis anorganik (elemen tak hidup), jadinya nggak merangsang perkembangan bakteri, nggak menyumbat pori, dan nggak bikin alergi.
Tapi nggak tau juga sih, this is just me being sotoy :D
Nah, tapi efek keringnya itu lho yang bikin gue penasaran. Akhirnya gue gentayangan di IG officialnya Safi, bacain komen satu-satu dan akhirnya gue tau kalo Cream Cleanser ini memang untuk kulit berminyak!
Yang untuk kulit kering tuh yang Cream Cleanser Deep Moisturizer. Ya udah, gue udah beli tuh, tapi belum bisa diposting karena belum percobaan 30 hari, hehehe....
Jadi ini judulnya to be continued. Stay tune, ya! ^^


Review Safi Age Defy Cream Cleanser


Kamis, 27 September 2018

Review: Ovale Micellar Water



Hai, assalamualaikum, bloggies ^^
Gimana liburannya? Semoga menyenangkan dan beneran bisa nge-charge kesegaran yang baru untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya, ya :)
Aku mau share salah satu sumber kesegaran yang aku dapat menjelang libur lebaran kemarin, nih. Tau kan, aku lagi getol-getolnya nyobain produk skin care. Terus aku ketemu Ovale Micellar Water ini. Kemasannya gemes banget, warnanya pink gitu, warna favoritku. Kalau bloggies follow Instagramku, pasti tau deh kalo aku tuh sering beli produk cuma karena warna pink-nya, wkwkwk….
Jenis kulitku normal cenderung kering plus sensitif. Saking sensitifnya, tiap salah pakai produk dikit, pasti pipiku langsung bersisik. Tapi bukan penghalang dong untuk nyobain skin care baru. Jadi, ini dia review-ku setelah menggunakan Ovale Micellar Water selama dua pekan.

Kesan Pertama

Review: Ovale Micellar Water

Ada dua varian micellar water yang dikeluarkan Ovale, warna pink untuk semua jenis kulit, warna hijau muda untuk kulit berjerawat. Makanya aku pilih yang pink. Kegunaan utamanya sih lebih ke mencerahkan (brightening) dengan kandungan bunga Magnolia.

Botolnya plastik transparan dengan tutup flip flop, jadi lebih praktis untuk digunakan. Ada yang isi 100ml, ada yang 200ml. Yang punyaku ini yang 200ml.
Harganya juga terjangkau. Yang 100ml Rp 25.000,00, yang 200ml Rp35.000,00 (harga mungkin bervariasi)

Pemakaian Pertama

Malam setelah aku dapat micellar water ini, aku coba-coba latihan contour hidung kan tuh. Pakai foundation, bedak tabur, cream contouring, dan highlighter. Semuanya waterproof kecuali bedak taburnya. Nah, untuk membersihkannya, aku pakai Ovale Micellar Water ini. Cara pakainya sama kayak micellar water lainnya ya, tuang di kapas secukupnya, lalu sapukan ke wajah.


Ovale Micellar Water

Ovale Micellar Water

Ovale Micellar Water

Karena dia fragrance free, baunya emang agak aneh. Ada untung ruginya, sih. Untungnya, aku yakin dia insya Allah nggak mengiritasi kulitku yang kadang sensitif dengan fragrance. Ruginya, aku nggak mendapatkan sensasi calming yang biasanya kuperoleh dari keharuman lembut produk cleansing.
Setelah menggunakan tiga kapas, aku ngetes pakai first cleanser, nih. First cleanser yang kugunakan berjenis cleansing milk. Dan ini hasilnya. Hanya tersisa sedikit produk yang nanti akan dibersihkan total pada second cleanser (aku menggunakan jenis facial wash).

Ovale Micellar Water

Dan karena dia alcohol free juga, makanya nggak terasa perih atau panas di wajah. Setelah pemakaian pun nggak menimbulkan reaksi alergi seperti rasa terbakar ataupun gatal-gatal. Jadi, kuputuskan untuk meneruskan pemakaian.

Setelah Dua Pekan

Sejauh ini sih aku suka, ya. Praktis banget untuk membersihkan wajah siang hari sebelum salat zuhur (iya, aku dandan pagi hari dan membersihkan wajah sebelum salat zuhur. Setelah itu, nggak touch up lagi selain pakai sunscreen menjelang pulang kantor. Alasannya bisa dibaca di sini.
Selain itu, kadang kugunakan bergantian dengan facial wash pada pagi hari. Misalnya hari ini pakai facial wash, besok pakai Ovale Micellar Water. Terkadang, aku juga pakai produk ini pas malam hari. Tergantung mood aja sih, hehehe….
Bisa dilihat di video Instagramku, ya :)




Ahjumma pemilik kulit kering nan sensian ini lagi nyobain Ovale Micellar Water @ovalebeautyid yang alcohol free, fragrance free, dan pink 😁😁😁 Sebagai penganut double cleansing, gue pake micellar water di tahap pre-cleansing. Kadang juga gue jadiin pengganti facial wash di pagi hari. Alcohol free-nya nggak bikin kulit iritasi ataupun merah-merah, di gue nggak menunjukkan tanda-tanda alergi. Ini udah pemakaian bulan kedua dan aman-aman aja, makanya gue berani posting videonya, hehehe.. Fragrance free, jadi nggak ada harum-harumnya. Mengandung ekstrak bunga magnolia yang diklaim mampu mencerahkan warna kulit. Tapi abis ini tetep harus double cleansing ya, karena micellar water itu bukan golongan first cleanser maupun second cleanser 😊 Review selengkapnya insya Allah akan segera diposting di blog 😊 Ikutan yuk @empie88 @starleery #cuma1menit #getreadywithovale #letsgomicellar #ovalemicellarwater #micellarwater #skincareroutine #skinfirstmakeupsecond #skincareregime #skincarereviews
A post shared by www.dellafirayama.com (@frym_) on


Kalau bloggies ada yang punya jenis kulit sama denganku dan sedang mencari micellar water sebagai alternatif pengganti facial wash pagi atau untuk pre-cleansing, menurutku Ovale ini boleh banget dicoba :) 

Selasa, 25 September 2018

Review: Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Hai bloggies, assalamualaikum ^^
Jadi ya, walaupun tiga bulan lagi udah mau 2019, gue baru nyobain lipstik keluaran Tren Warna 2016 ini, dong. Gpp ya, toh nggak ada istilah terlambat untuk nyobain lipstik :D
Sariayu Duo Lip Color Tren Warna 2016 Krakatau ini mengusung ide baru sih sebetulnya. Ini tuh dua lipstik dalam satu kemasan. Yang satu matte, yang satu glossy. Nah, pas bulan kemaren gue ke website-nya, lagi diskon dong, dari Rp99.000,00 jadi Rp48.000,00. Ya udah, beli :D
Sebetulnya gue beli dua, yang satu lagi yang DLC K-01, tapi nanti mau diposting terpisah aja :)

Kemasan

Tentunya karena ini dua lipstik dalam satu kemasan, tabungnya besar dan berat. Di sisi tabungnya ada tulisan Matte dan Glossy. Tapi buat jaga-jaga kalo tulisannya hilang, di tengah-tengahnya udah ada petunjuk, kok. 
Untuk yang matte, beratnya 6,50gr, yang glossy 5,50gr.


Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Aplikator

Gue selama ini nggak pernah ada keluhan sih untuk aplikator lip cream mana pun, termasuk lip cream Sariayu ini. Ujungnya tipis membulat, jadi enak untuk menjangkau bagian bibir dalam.

Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Swatches

Sekarang kita ke swatchesnya, ya. K-07 ini kalo dilihat sekilas dari tabungnya, warna matte dan glossy-nya tampak sama. Tapi setelah diaplikasikan, yang matte jatuhnya kecokelatan dengan hint mauve, sedangkan yang glossy jadi nude kecokelatan dengan hint peach. 

Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Untuk swatches di bibir, gue foto dua kali, satu di ruangan kantor, satu lagi di depan jendela besar. Anggap aja itu foto indoor dan outdoor, ya :D
Gue nggak tau apa saking bibir gue emang warna aslinya yang gelap ini susah ditutup atau emang pigmentasinya kurang, gue butuh dua kali oles sampai warnanya merata dan nutup.
Nggak lengket di bibir, ngesetnya juga cepet.
Teksturnya pekat kental, enak jadinya nggak lari-lari pas dioles. Harum. Dan ngelembapinnya itu lho, duh suka xD
Untuk ketahanan, kalo nggak dipake makan, kayaknya aman. Kemaren gue pake makan soto tangkar, hilang bagian tengahnya aja, sih. 
Transferproof? Nope. Dia nempel di mana-mana. Tapi setau gue, dia emang nggak mengklaim sebagai lipstik transferproof sih.

Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Nah. Masuk ke bagian glossy. Teksturnya sama kayak matte, kental. Tapi sesuai namanya, finishing-nya glossy. Dan glossy-nya nggak yang lebay kayak abis makan gorengan gitu. Pas deh pokoknya. Fungsi melembapkannya juga terasa. Cuma, karena dia memang diciptakan untuk terus basah, ya siap-siap aja nge-stain di mana-mana. Plus gampang banget kehapusnya :D

Sariayu Duo Lip Colour Krakatau (DLC K-07)

Opini

Sejauh ini, gue suka banget DLC K-07 ini. Bisa dipake buat sehari-hari, dan ngelembapinnya itu yang bikin jatuh cinta. Gue bisa pake ini tanpa pake lip balm sebelumnya, padahal mah selama ini gue wajib banget pake lip balm sebelum pake lipstik.
Kekurangannya ya palingan harus dibawa-bawa kalo mau makan di luar karena pasti kehapus dan harus retouch. Kalo nggak, aneh dong diliatnya. Masa bibir atas masih on, bibir tengah bawah udah hilang warnanya :p
Apakah akan repurchase? Ya, tapi warna lain. 


Kamis, 13 September 2018

Review Sariayu Tinted Moisturizer dan Sariayu Two Way Cake (Shade Natural 02)


Sariayu Tinted Moisturizer dan Sariayu Two Way Cake

Assalamualaikum bloggies, apa kabar? ^^
Hari ini gue mau nge-review Sariayu Tinted Moisturizer dan Sariayu Two Way Cake.
Shade-nya cuma ada tiga jenis, jadi terbatas banget sih emang sebetulnya. Shade 01 (Light), 02 (Natural), 03 (Dark). Yang gue pilih yang 02.
Kita bahas dari Tinted Moisturizer (TM)-nya dulu, ya.

1. Sariayu Tinted Moisturizer

Harga sekitar RP63.000,00-an. Beratnya 30 g. Masa kedaluwarsa 12 bulan setelah segel dibuka.

Ingredients:
Water, Caprylyl Methicone, Titanium Dioxide, Aluminum Hydroxide, Triethoxycaprylylsilane, Dimethicone, Glycerin, Lauryl PEG-10 Tris (Trimethylsiloxy) silylethyl Dimethicone, PEG-10, Dodecene, Tocopherol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Octocrylene, Butyl Methoxydibenzolymethane, Butylene Glycol, Phospholipids, Dimethicone Crosspolymer, Sodium Chloride, Gardenia Jasminoides Leaf Extract, Phyllanthus Niruni Extract, Gardenia Jasminoides Flower Extract, Propanideol, Phenoxyethanol, Panthenol, Tocopheryl Acetate, Bisabolol, Farnesol, Chlorphenesin, Fragrance.

Kata mbak-mbaknya sih ini adalah foundation yang 80%-nya mengandung moisturizer. Gilak kan, dengernya aja gue langsung penasaran. Plus udah mengandung SPF 20.
Bagi gue, yang menyenangkan dari semua produk Sariayu yang kemasan tube adalah seal-nya ini. Seneng aja sih, soalnya insya Allah kehigienisannya terjaga ^^

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Teksturnya selayaknya fondie, tapi pas diaplikasiin ke muka kayak ada butiran-butiran kasarnya. Nggak tau deh itu apa. Nanti kalo gue ke counternya lagi, gue tanyain deh :D
Harumnya lembut. Waktu pertama nyobain ini, gue emang sengaja nggak pake moisturizer dan sunblock karena mau sekalian ngetes.
Iya ngelembapinnya berasa banget. Kalo SPF-nya gue nggak ngerti gimana cara ngetesnya, tapi setau gue, sunblock yang bagus harusnya yang mengandung zinc dan/atau titanium. Di ingredients ada Titanium Dioxide, jadi sepertinya terjamin sih kekuatan SPF-nya. Tapi kalo nggak yakin, silakan pakai sunblock tersendiri setelahnya ^^
Mengaplikasikan TM ini paling bagus menggunakan sponge lembap karena cepat meresapnya. Gue udah coba pakai jari, lamaaaaaaa baru ngeresap di muka. Gue hitungin, sekitar 15-20 menit baru deh pas dicolek nggak membekas lagi di jari. Dan sebelum meresap, muka kita jadi kelihatan mengkilap keminyak-minyakan (apa sih istilahnya yang tepat).
Sedangkan kalo pake sponge, fase mengkilap ini bisa terlewat dengan sukses.
Di bawah ini, gue kasih swatches-nya di tangan, ya.

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake
Warna Shade Natural 02

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake
Baru aja diratain. Lihat deh betapa berminyaknya

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake
Setelah kering

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake
Setelah ditimpa dengan Two Way Cake

Rada takjub sih pas pakai TM ini karena bisa menyamarkan mata panda gue, omaygaaaaattt super love xD
Lihat aja swatches di tangan. Warna vena gue ketutup, kan :)
Dan emang paling sempurna hasilnya kalo udah ditimpa dengan TWC-nya. Cocok buat yang mau no make up make up look.

Nah, sekarang mari ngomongin TWC-nya.

2. Sariayu Two Way Cake

Harga sekitar Rp52.000,00-an, berat 12 g. Masa kedaluwarsa 12 bulan setelah segel dibuka.

Ingredients:

Talc, Methicone, Mica, Titanium Dioxide, Zinc Myristate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Dimethicone, Polymethyl Methacrylate, Gardenia Jasminoides Leaf Extract, Phyllanthus Niruni Extract, Propanediol, Phenoxyethanol, Gardenia Jasminoides Flower Extract, Ethylhexyl Palmitate, Pentaerythrityl Tetra di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Chlorphenesin, Benzophenone-3 (Oxybenzone), Bisabolol, Farnesol, Tocopheryl Acetate, Fragrance.



Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake


Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake


Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Jujur ya, yang bikin naksir itu kemasannya, huhuhuhu....
Gue tuh suka semua yang nggak bersiku, jadi kesannya lebih fleksibel dan nggak kaku gitu.
Sama kayak TM-nya, gue beli yang shade Natural 02 juga.
TWC ini juga ada harumnya, lembut deh. Enak. Karena dia TWC, jadi udah mengandung fondie juga kan ya sebetulnya, tapi nggak berasa berat di muka. Malah cenderung ringan banget, nyaris mengecewakan karena nggak sesuai ekspektasi.
Loose powder yang sehari-hari gue pakai aja, warnanya lebih nutup daripada TWC ini. Tapi kalo cuma biar muka nggak pucet-pucet amat sih, masih bisa. Lagian harganya juga murce gitu, dasar gue aja yang ekspektasinya ketinggian kali :D
TAPI. Sepertinya sih emang karena TWC ini ditakdirkan dipakai barengan si TM tadi. Flawless banget hasilnya, buibu! xD

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Sariayu Tinted Moisturizer Sariayu Two Way Cake

Yang bikin gue seneng dari Sariayu ini, selain bahwa gue selalu cocok pakai produknya, juga karena dia udah dapat sertifikat halal MUI dan no animal testing. Bisa dilihat di kemasannya.
Kalo kamu lagi nyari kosmetik yang cruelty free, produk-produk Sariayu boleh banget dilirik ^^
Kedua produk ini bisa dibeli di website-nya Martha Tilaar dan lagi ada penawaran menarik lho. Cuss bisa ke sana sebelum promonya berakhir ^^


Selasa, 10 Juli 2018

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering (Updated)


Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

Hai, assalamualaikum ^^
Skin care adalah tema yang sepertinya akan terus aku update, soalnya aku kan masih belajar, jadi masih banyak baca, coba merek ini-itu. Kalau berubah, pasti aku bikin postingan. Jadi, mohon maaf ya bloggies sekalian, kalau misalnya postingan aku jadi kayak yang plin plan.
Jenis kulit aku normal-kering cenderung sensitif, usia 38 tahun. Makanya yang aku cari selalu produk dan step-step yang menghidrasi dan antiaging. Semoga yang aku tulis ini bisa menjadi bahan pertimbangan bloggies yang punya permasalahan sama :)
Baru-baru ini, aku rutin menjalankan enam step dari 10 step Korean skin care routine. Baru enam aja alhamdulillah di aku ngefek banget.

Ini urutan yang aku lakukan plus produk yang aku pakai.

1. Cleanser : facial wash/micellar water. Aku lagi pakai Senka Facial Whip dan Ovale Micellar Water. Ganti-gantian aja sih pakainya, tergantung mood. Yang aku suka dari Senka Facial Whip ini, dia nggak bikin kulitku tambah kering ataupun terasa ketarik-tarik. Busanya lembut di muka, harumnya tuh menenangkan. Aku pakai ini kalau lagi mau memulai pagi dengan rasa yang lebih fresh.
Kalau Ovale Micellar Water, biasanya aku pakai saat mukaku terasa lebih kering dari biasanya. Efeknya bikin muka bersih dengan hasil lebih glowy. 
Berdasarkan pengalaman pribadi aja sih, jadi nggak tau ini ada penjelasan ilmiahnya atau cuma perasaanku aja :D 

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

2. Booster/pre-serum: From Nature Age Intense Treatment Essence.
Cara pakainya: tuang beberapa tetes (aku biasanya pakai 4 tetes), ratakan di tangan, lalu oleskan ke seluruh wajah sambil ditekan lembut agar meresap. Review From Nature Age Intense Treatment Essence lebih lengkapnya sudah aku tulis di postingan sebelumnya. Silakan dibaca :)

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

3. Hydrating toner: Naruko Rose and Botanic HA Aqua Cubic Hydrator FX
Cara pakainya: tuang 2-3 tetes (terserah bloggies sih mau seberapa. Yang dirasa secukupnya aja ^^), ratakan di tangan, tepuk-tepuk ke muka.
Saat pertama pakai ini, aku langsung jatuh cinta. Gimana nggak, hidrasinya itu menetap. Nggak yang langsung kering gitu di muka. Efek lembapnya terasa pada pemakaian pertama. Huwow banget, lah.
Kombinasi From Nature dan Naruko ini pas sih menurutku.

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

Terus, masih inget nggak toner bermasalah-yang-denger-namanya-aja-aku-merinding itu? Karena aku masih ada sisa-sisa khusnuzon bahwa mungkin aja si toner nggak terasa apa-apa karena sebelumnya aku nggak pakai booster, makanya aku pun bikin eksperimen. Aku coba pakai booster, lalu pakai toner "itu". Ternyata tetep kering-kering aja. Sama kayak pemakaian sebelumnya. Jadi udah terbukti ya, emang toner "itu" nggak menghidrasi kulitku. Bersyukurlah kalian-kalian yang cocok :)
Lanjut.
4. Serum: The Ordinary Hyaluronic Acid. Selain bekerja langsung di dalam sel dan memberi kelembapan, serum ini juga berfungsi sebagai anti aging karena mengurangi garis-garis halus di wajah. It works to me, alhamdulillah :)
Mengurangi lho ya, bukan menghilangkan.

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

5. Day cream: Sukin Rosehip Hydrating Day Cream
Warnanya putih, teksturnya thick, baunya menurutku agak mirip bau obat asam lambung yang harus diminum sebelum makan itu lho, yang warnanya putih juga. Menurutku lho ini. Nggak ada harum-harum calmingnya. Meresapnya agak lama. Tapi bok, ini udahannya enak bangeeeeeeeeeeeettt ngelembapinnya huhuhuhu..
Sengaja beli yang nggak mengandung SPF supaya bisa dijadiin night cream.
Karena bahan-bahannya alami, day cream ini punya masa kedaluwarsa enam bulan saja.

Morning Skin Care Routine untuk Kulit Kering

6. Sunscreen: Melanox
Ada yang pernah nanya ke aku, bedanya sunscreen dengan sunblock apa? Sejauh yang aku tau sih, dulu emang ada istilah sunscreen dan sunblock, bedanya ada di kandungan. Tapi kemudian FDA (Food and Drug Administration/Badan Pengawas Obat dan Makanan) Amerika Serikat melarang penggunaan kata sunblock.
Akhirnya cuma ganti nama sih, yang dulunya sunscreen jadi chemical sunscreen, terus sunblock jadi physical sunscreen. Penggunaannya sesuai kebutuhan. Kalau yang bloggies cari yang mampu melindungi dari sinar UVA-UVB, berarti pilih physical sunscreen. Paling gampang nandain physical sunscreen atau bukan, dilihat dari kandungannya. Physical sunscreen mengandung Titanium dan Zinc sebagai UV filter. Nah, Melanox ini mengandung keduanya.
Maaf Melanox-nya lupa difoto :D 
Udah, segitu dulu. Kalau dijembreng gini emang kelihatannya banyak banget, ribet banget gitu. Padahal kalau udah dijalanin ya nggak juga. Sama deh kayak mengganti sarapan nasi dengan buah, misalnya. Pertama emang ada kendala, tapi lama-lama kan terbiasa :)
Aku udah post di channel youtube juga, siapa tau ada yang lebih suka penjelasan visual daripada baca tulisan :)


Oh iya, walaupun udah rutin skin care-an, tetap harus rajin makan buah dan minum cukup. Jangan merokok dan/atau minum minuman keras. Hindari polusi sebisa mungkin.
Semoga yang aku share ini ada manfaatnya buat bloggies, ya. Habis ini, insya Allah aku post yang night skin care routine-nya. Assalamualaikum ^^



Rabu, 04 Juli 2018

Review dan Swatches Empat Warna Make Over Cliquematte Lip Stylo


Review Make Over Cliquematte Lip Stylo

Hai, assalamualaikum ^^
Aku mau review varian lipstik terbaru dari Make Over, nih. Namanya Cliquematte Lip Stylo. Kenapa namanya cliquematte? Karena untuk mengeluarkannya adalah dengan cara di-klik kayak pulpen/pensil mekanik, terus hasil akhirnya adalah matte.
Cara pakai:
Buka tutupnya, klik-klik bagian atas. Nggak usah khawatir kebablasan akan ngeklik-klik sampai kepanjangan, karena aku aja perlu 10-15 kali klik baru ujung lipstiknya muncul. Walaupun gitu, tetap harus hati-hati karena setelah keluar, dia nggak bisa dimasukin lagi. Nanti nggak bisa ditutup. Kalau mau maksa, ya terpaksa ujungnya dipotong.
Bentuk lipstiknya seperti pulpen, berwarna hitam, dan di pinggiran di bawah tutupnya ada garis yang menandakan warna lipstiknya. Di sisi samping, ada tulisan Make Over Cliquematte Lip Stylo, dan di sisi lainnya tertulis nama dan kode lipstiknya.
Aku suka bentuknya yang stylish dan elegan. Ringkas juga, bisa dimasukin saku, hihihi....
Tapi agak kecewa juga sih pas baca satu bagian di kotaknya. Kan selama ini kita taunya (dan di-hype banget) bahwa Make Over itu produk lokal, ya.
Terus aku lihat bagian ini: 


Ternyata bukan produk lokal, bo. Distributor doang :)))))
Sekarang, masuk ke warna, ya. Aku beli waktu lagi mudik di Palembang. Belinya di akun shopee resminya Make Over, di makeoverofficial. Waktu itu langsung beli dua, Hollywood dan Flamingo. Karena waktu itu udah deket lebaran (kalo nggak salah H-4), aku kirim ke alamat Jakarta dengan perkiraan yah, palingan sampainya besok. Eh ternyata, aku transfer pagi, sore udah sampe dong di sana! Keren banget emang jasa kilatnya ^^
Nah, besokannya, aku ke Icon Mall Palembang. Nemu counter Make Over dan lagi diskon 20% dong! Ya udah beli lagi, yang Eclair dan Crush.
Ini dia penampakannya:

Make Over Cliquematte Eclair

Make Over Cliquematte Hollywood

Make Over Cliquematte Crush

make Over Cliquematte Flamingo

Dan ini swatches-nya di tangan dan di bibir:

201 - Eclair
Warnanya cokelat gelap, mengingatkanku pada warna Wardah Long Lasting yang Stylish Mocca

202 - Hollywood
Warnanya cokelat dengan hint kemerahan. Favorit banget buat sehari-hari ^^


203 - Crush
Warnanya nude peach yang di aku sih bikin muka terlihat lebih pucat, tapi kalau digunakan sebagai base untuk ombre lips, ini keren banget xD

204 - Flamingo
Warna nude pink yang juga cocok jadi base ombre lips
Review Make Over Cliquematte Lip Stylo

Ingredients:

Isononyl Isononanoate, Dimethicone, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Silica, Ethylene/Propylene Copolymer, Dimethicone Crosspolymer, Hydrogenated Polycyclopentadiene, Aluminum Hydroxide, Polyethylene, Copernicia Cerifera (Carnauba) Wax, Triethoxycaprylylsilane, BHT, Polyhydroxystearic Acid, Tocopherol, CI 77891, CI 16035, CI 77492, CI 77491, CI 77499 

Kesan:

Bentuknya, lagi-lagi, emang inovasi baru di perlipstikan Indonesia, ya nggak sih? 
Untuk warna, dari empat warna Cliquematte Lip Stylo yang gue punya ini, nggak ada yang terlalu istimewa sih, dalam artian bisa dicari substitusinya di merek lain. 
Untuk pigmentasi juga so-so. Menurut aku lho yaaaa....
Selama pakai lipcream merek lain pun aku harus dua-tiga kali oles baru bisa nutup warna asli bibir. Cliquematte ini juga.
Untuk ketahanan, sama juga dengan lipcream lain yang pernah aku coba. Dipakai makan langsung hilang. Tapi aku nggak pernah keberatan sih. Malah lebih ngeri lipstik yang stay walaupun udah makan gulai kambing. Itu lipstik atau cat tembok? *peace*
Jadi, menurutku sih kalau memang lagi ada rezeki (karena harganya Rp110.000,00), boleh aja nyobain lipstik ini buat nambah-nambah koleksi :)