Jumat, 30 September 2016

Rabu, 28 September 2016

Hotel Horison Semarang

Hai hai, kita ketemu lagi nih, bloggies.
Gue hari ini mau posting sedikit aja tentang kota Semarang. Di kota ini banyak banget bangunan bersejarah, mulai dari Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Masjid Agung, Gereja Jawa Tengah, Pagoda Buddhagaya Watugong, dan masih banyak lagi.
Tapi yang mau gue bahas di sini cuma Lawang Sewu, salah satu wisata sejarah yang ada di Semarang.

Lawang Sewu
Lawang Sewu
Sumber : kebudayaan.kemdikbud.go.id

Lawang sewu. Mungkin bangunan ini sudah cukup lumayan terkenal ya, di telinga masyarakat kita. Meskipun terkenal dengan keangkerannya, nggak ada salahnya kalau kamu mengunjungi salah satu gedung bersejarah ini. Kamu nggak perlu takut karena tempat ini ramai pengunjung kok, dan jika malam pun kamu mungkin akan tetap menemui orang yang berwisata, bahkan untuk foto pre-wedding.

Lawang Sewu
Lawang Sewu
Sumber : keluargabiru.com

Dalam bahasa Indonesia, Lawang Sewu artinya seribu pintu. Apa benar pintu di sini ada 1000? hahaha, enggak kok, nyatanya bangunan ini hanya memiliki 429 buah lubang pintu. Nah, terus kenapa ya guys, bangunan ini disebut seribu pintu? Hal ini karena bangunan ini memiliki banyak sekali jendela yang besar dan lebar sehingga masyarakat sering menganggap bahwa  itu adalah pintu.
Awalnya, gedung ini dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907, dengan arsitek Prof Jacob F Klinkhamer dan B.J Ouendag dari Amsterdam. Gedung ini awalnya didirikan sebagai Kantor Pusat Kereta Api Belanda yang disebut Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS).
Setelah beroperasi selama beberapa tahun, gedung ini mengadakan perluasan kantor pada tahun 1916 hingga 1918. Hmm, nggak heran ya kalau gedung ini megah banget.
Setelah itu, gedung ini pun menjadi saksi bisu atas kekejaman penjajahan Jepang. Pada masa itu, lantai bawah tanah gedung ini dijadikan sebagai penjara dan tempat penyiksaan untuk tahanan Belanda.
Dan gedung ini pun menjadi saksi bisu pertempuran antara Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) dengan tentara Jepang saat berusaha untuk mengambil alih kereta api. Ada belasan pemuda terbunuh di gedung ini, dan lima di antaranya dimakamkan di halaman gedung ini. Namun, pada tahun 1975, jenazah-jenazah tersebut dipindahkan ke  Makam Taman Pahlawan.
Di depan Lawang Sewu didirikan monumen untuk memperingati mereka yang gugur di pertempuran yang dikenal dengan nama Pertempuran Lima Hari.

Lawang Sewu
Tugu Muda dan Lawang Sewu
Sumber : miner8.com

Setelah mengunjungi gedung ini, kamu bisa ke tempat bersejarah lainnya. Tapi sebelum meneruskan perjalanan, kamu bisa mencari penginapan di Semarang untuk beristirahat. Sekitar 1,5 kilometer dari Lawang Sewu terdapat hotel yang recommended banget untuk menginap, yaitu Hotel Horison Semarang. Hotel ini berada di Jl. KH. Ahmad Dahlan No.2, Simpang Lima, Semarang.

Hotel Horison Semarang
Hotel Horison Semarang
Sumber : petra2011.net

Hotel ini termasuk dalam kategori hotel bintang empat, jadi kenyamanannya nggak perlu diragukan lagi. Hotel ini memiliki beberapa tipe kamar yang bisa kamu pilih seperti Royal Suite, Horison Suite, Executive Suite, Junior Suite, Horison Club, Deluxe dan Superior. Kamar-kamar ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas yang akan mendukung kenyamanan kamu. Nggak nyesel deh kalau menginap di sini.

Hotel Horison Semarang
Royal Suite
Sumber : horison.horison-group.com/semarang

Hotel Horison Semarang
Junior Suite
Sumber : horison.horison-group.com/semarang

Hotel Horison Semarang
Horison Club
Sumber : horison.horison-group.com/semarang

Hotel Horison Semarang
Deluxe Room
Sumber : horison.horison-group.com/semarang

Hotel Horison Semarang juga menyediakan beberapa fasilitas seperti restoran, bar, spa dan salon, pusat kebugaran, fasilitas bisnis, penitipan anak, kolam renang anak, kolam renang indoor, pancuran dan fasilitas hotel mewah pada umumnya.

Hotel Horison Semarang
Restoran Cina Golden Dragon
Sumber : Traveloka
Hotel Horison Semarang
Kolam Renang
Sumber : Traveloka

Puas istirahat, kamu bisa lanjutin keliling Semarang, deh. Yuk jalan-jalan ^^

Jumat, 23 September 2016

Senin, 29 Agustus 2016

Review Body Scrubs/ Lulur White Musk Bali Ratih dan Cara Pakainya

Body scrubs Bali Ratih

Hai hai, salam tanggal tua, hihihi....
Menjelang hari gajian gini, biasanya gue punya ritual luluran pake Body Scrubs Bali Ratih. Lumayanlah buat nyeneng-nyenengin hati sendiri. Kan katanya istri yang bahagia membuat keluarganya bahagia juga ^^

Rabu, 24 Agustus 2016

Review Wardah Lipstick Exclusive Matte Lip Cream

Wardah Exclusive Matte Lip Cream

Selamat siang! ^^
Jadi ya, Wardah kan launching jenis lipstik baru tuh April 2016 kemaren, namanya Exclusive Matte Lip Cream. Tapi gilak nyarinya susah banget. Waktu akhirnya nemu pun cuma ready tiga warna: 01 (Red Dicted), 03 (See You Latte), dan 04 (Pink Me). Yang mo gue review di sini yang 03 (See You Latte) dan 04 (Pink Me).

Kamis, 18 Agustus 2016

Rabu, 27 Juli 2016

The Good Wife

CATATAN: 
MENGANDUNG HARD SPOILER!!!!!! JANGAN BILANG BELOM GUE INGETIN, YAH!!!!!!




The Good Wife adalah serial drama Amerika yang tayang di CBS dari 22 September 2009 sampe 8 Mei 2016. Total 7 season. Nah, tvN, salah satu tv kabel Korsel, berinisiatif membuat adaptasinya. Ini adalah adaptasi serial Amerika pertama dalam sejarah drama Korea. Dan dari tujuh season dijadiin 16 episode, bikin gue penasaran bakal kayak apa jadinya.
Gue nggak mo ngebahas yang berat-berat kok, tenang. Cuma mo kasih spoiler secara terselubung-sistematis-dan masif aja sih, biar gue nggak galau sendirian. Soalnya saking demen sama hasil adaptasinya, gue pun googling. Abis itu KZL, wkwkwkwk....
Di Korsel sendiri, The Good Wife tayang sejak 8 Juli 2016, jadi sekarang masih ongoing.


The Good Wife


The Good Wife

Secara garis besar ceritanya sama, tentang pengacara tenar yang tersangkut skandal suap dan skandal seks. Karena satu-satunya sumber penghasilan harus dipenjara, sementara mereka punya dua anak ABG, istri si pengacara ini pun balik kerja. Sebetulnya, istrinya ini dulu kuliah fakultas hukum dan waktu lagi training dia termasuk yang paling cemerlang. Sayang dia keburu nikah muda (ada twist tersendiri kenapa pernikahan ini harus terjadi, hohoho....)
Nah, dia dipekerjakan lagi oleh temennya yang dulu dia kenal waktu training. Dikontrak jadi pengacara. Berhubung udah bertahun-tahun nggak dapet kasus, pengacara cantik ini selalu bisa melihat sisi lain dari orang-orang yang dia bela, sesuatu yang susah ditemui pada pengacara yang udah terlalu lama beracara sampe-sampe cara memandang hidupnya jadi rada bitter.
Dalam comeback-nya ke dunia kerja, dia masih bergelut dengan kehidupan rumah tangganya, juga menemukan cinta baru (ahaayyy....)

The Good Wife
Julianna Margulies sebagai Alicia Florrick 
The Good Wife
Jeon Do Yeon sebagai Kim Hye Kyung
The Good Wife
Chris Noth sebagai Peter Florrick, suami Alicia
The Good Wife
Yoo Jin Tae sebagai Lee Tae Joon, suami Kim Hye Kyung
The Good Wife
Josh Charles sebagai Will Gardner, sahabat Alicia
The Good Wife
Yoon Kye Sang sebagai Seo Joong Won, sahabat Kim Hye Kyung
The Good Wife
Christine Baranski sebagai Diane Lockhart, rekan kerja Will Gardner
The Good Wife
Kim Seo Hyung sebagai Seo Myung Hee, saudara kandung Seo Joong Won
The Good Wife
Archie Panjabi sebagai Kalinda Sharma, asisten Alicia
The Good Wife
Nana After School sebagai Kim Dan, asisten Kim Hye Kyung


The Good Wife
Matt Czuchry sebagai Cary Agos


The Good Wife
Lee Won Geun sebagai Lee Joon Ho

Sekarang, mari kita masuk ke spoiler. 
Will Gardner/Seo Joong Won perannya sama, sama-sama menampung Alicia/Kim Hye Kyung yang saat itu sedang butuh pekerjaan. Bedanya, Seo Joong Won diceritakan meneruskan firma hukum milik ayahnya. Diane Lockhart yang hanya rekan kerja, di TGW Korea tokohnya yang bernama Seo Myung Hee adalah saudara kandung Seo Joong Won.
Will dan Alicia nanti akan punya hubungan cinta, tapi putus ketika Alicia merasa hubungan mereka membuatnya menjauh dari anak-anaknya. 
Will kelak akan mati di Season 5 karena ditembak kliennya.
Kalinda/Kim Dan adalah asisten Alicia/Kim Hye Kyung. Sama seperti serial originalnya, tokoh Kalinda punya banyak fans. Sebetulnya dia ini biseksual yang punya "motto" nggak akan berhubungan seks dua kali dengan orang yang sama, tapi di TGW Korea nggak terlalu ditunjukin.
Belakangan, Alicia tau kalo Kalinda pernah tidur dengan suaminya. Sejak itulah hubungan mereka renggang.
Kalinda pergi di Season 6.
Cary Agos/Lee Joon Ho sama-sama pengacara muda yang ambisius. Tapi entah kenapa tokoh Lee Joon Ho kesannya malah kayak gede ambisi doang, begitu dikasih panggung di pengadilan beneran malah klemar klemer. Porsinya juga kurang banget. Semoga nanti episode 7 perannya bakal lebih ngeselin. Biar gimana juga, kan dia yang nemuin bros Kim Hye Kyung di ruangan Seo Joong Won, ohohohoho....
Tokoh Peter Florrick/Lee Tae Joon (suami) ini emang digambarin manipulatif dan ambisius banget. Istrinya aja cuma dianggap alat kelak saat dia mencalonkan diri sebagai gubernur.
Tapi sesuai judulnya, Alicia tetap memutuskan menjalani hidup sebagai istri Peter walaupun cuma sebatas status. Good wife? Iya, di mata masyarakat. Padahal dia punya kesempatan untuk dapetin cinta yang baru. Tapi ya udahlah ya, kalo dia nggak gitu, judulnya bukan The Good Wife dong, ye kan?
Mohon maaf sebelumnya, spoiler gue terasa biased banget, ya? Soalnya gue nge-ship Kim Hye Kyung sama Seo Joong Won. Gue sama sekali nggak berharap dia balik ke suaminya. Ngapain bo, suami abusive gitu. Abusive batin maksudnya :D

The Good Wife
my ship is sailing.. la la la la....

Seo Joong Won selalu bisa menghibur Kim Hye Kyung, bikin dia ketawa, walaupun Seo Joong Won juga bukan orang baik. Dia mata duitan banget dalam ngambil kasus. 
Kalo kamu udah nonton serial Amerikanya, mending nggak usah nonton yang Korea, deh. Nanti kamu bilang yang versi Korea lebih bagus, kan gawat :p
Yang udah nonton mungkin punya pendapat? Share ya di komen ^^